Minggu, 17 Februari 2019

Waspada Jantung Berdebar Disertai Cemas Dan Sesak Nafas

Written by  
Waspada Jantung Berdebar - Pada saat kita cemas, tentunya detak jantung akan bertambah lebih cepat dari biasanya. Hal ini mungkin merupakan hal yang sering terjadi. Namun, jika jantung berdebar disertai dengan sesak nafas tentunya hal ini sangat berbahaya dan harus diwaspadai. Jantung berdebar yang disertai dengan sesak nafas mungkin sudah tidak asing, jika jantung berdebar disertai dengan sesak nafas sebaiknya segeralah untuk memeriksakan diri. 

Sebenarnya ada berbagai gejala timbul bila rasa cemas muncul secara tiba-tiba, seperti panik, gelisah, takut, kondisi ini membuat seseorang yang merasaknya mengalami sesak nafas atau palpitasi. Perlu untuk anda ketahui, ada beberapa jenis penyakit yang menyebabkan jantung berdebar diserti cemas dan juga sesak nafas. Lalu, apa sajakah penyakit tersebut ? 

Waspada Jantung Berdebar Disertai Cemas Dan Sesak Nafas 

Related image
  • Serangan Jantung 
    Serangan jantung merupakan suatu kondisi yang menyebabkan seseorang mengalami jantung berdebar disertai cemas dan sesak nafas. Serangan jantung merupakan suatu kondisi dimana pasokan darah yang menuju jantung menjadi terhambat yang disebabkan oleh plak. Apabila plak tersebut benar-benar menghalangi sirkulasi darah, otot jantung akan mengalami kekurangan oksigen, sehingga menyebabkan kematian pada sel otot jantung. 
  • Panik 
    Panik yaitu suatu kondisi yang membuat kita terkejut, biasanya hal ini disebabkan oleh beberapa hal seperti suatu masalah. Kondisi ini dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Beberapa gejala yang sering terjadi yaitu lemas, berkeringat, pusing, kesemutan, bahkan hingga kehilangan kontrol. Penyebab serang panik ini tidak diketahui secara pasti, Namun kondisi ini kebanyakan terjadi akibat adanya perubahan tekanan gaya hidup. 
  • Gangguan Kecemasan 
    Cemas merupakan perasaan gugup atau khawatir yang muncul pada saat seseorang mengalami bahaya atau bahkan ancaman. Namun, jika rasa cemas muncul secara tiba-tiba dan sangat sulit untuk dikendalikan, sehingga menganggu kehidupan sehari-hari, maka kondisi ini harus diperhatikan. Kondisi ini juga dapat menandakan adanya gangguan kecemasan yang serius.

    Biasanya pada saat seseorang mengalami kecemasan biasanya akan timbul gejala atau muncul rasa panik, takut, gelisah yang disertai dengan keluarnya keringat dingin serta kesemutan pada tangan dan kaki. Kondisi ini biasanya akan menyebabkan pasien mengalami sesak nafas dan palpitasi jantung. Jika kondisi ini hingga menyebabkan palpitasi jantung, maka akan menimbulkan rasa sakit pada dada, dan kondisi ini biasanya terjadi selama beberapa menit atau bahkan detik. dan jika kondisi ini terus dibiarkan begitu saja, tanpa melakukan cara mengobati jantung berdebar, maka kemungkinan besar akan mengalami kematian. 
Jika kondisi tersebut terlalu sering terjadi dan tidak kunjung membaik, sebaiknya segera periksakan diri kedokter untuk mengetahui informasi lebih lanjutnya. Dan terimakasih sudah menyimak informasi ini, semoga informasinya bermanfaat amiiinnn. 

Minggu, 10 Februari 2019

6 Tanda Seseorang Terinfeksi HIV atau AIDS

Written by  
6 Tanda Seseorang Terinfeksi HIV - HIV atau AIDS merupakan suatu penyakit yang banyak ditakuti oleh semua orang. Karena pada dasarnya penyakit ini merupakan jenis penyakit yang berbahaya yang dimana dapat menimbulkan kematian apabila tidak segera melakukan cara mengobati HIV dan AIDS. Penyakit ini merupakan jenis penyakit yang berbahaya dan juga mematikan yang disebabkan oleh virus HIV, yang dimana virus tersebut merupakan jenis virus yang mampu menyerang sistem imun didalam tubuh manusia. 

Biasanya seseorang yang terserang virus HIV ini umunnya menimbulkan gejala yang sangat sulit untuk dibedakan denagn orang yang terinfeksi penyakit lain. Namun, seseorang yang telah terserang infeksi virus HIV akan menimbulkan gejala seperti penyakit flu biasa. Bahkan gejala HIV juga dapat tidak muncul selama bertahun-tahun. Bahkan hingga satu dekade setelah infeksi. 

Berikut ini adalah beberapa tanda seseorang terinfeksi HIV. 

6 Tanda Seseorang Terinfeksi HIV atau AIDS 


  1. Demam yang disertai rasa letih yang berlebih 
    Salah satu tanda seseorang yang terinfeksi HIV atau AIDS adalah demam yang disertai dengan rasa lelah yang berlebih. Hal ini disebabkan karena virus mulai menginfeksi bagian tubuh dan juga mulai berkembang dan juga menyebabkan adanya reaksi inflamasi atau peradangan pada sistem kekebalan tubuh. 
  2. Mengalami mual, muntah bahkan diare 
    Tanda yang kedua saat seseorang terinfeksi oleh bakteri HIV yaitu mengalami mual, muntah atau bahkan mengalami diare. Biasanya kondisi ini dapat muncul akibat dari efek terapi pengobatan. 
  3. Kelelahan 
    Respon inflamasi yang dihasilkan oleh sistem kekebalan tubuh juga dapat menyebabkan lelah dan lesu. Kelelahan dapat menjadi tanda awal dan tanda lanjutan dari HIV. Sebaiknya waspadai hal ini. 
  4. Sakit Kepala Dan Sakit Tenggorokan 
    Gejala yang sering muncul pada saat seseorang terkena infeksi virus HIV ini biasanya akan menimerasakan sakit kepala yang disertai dengan sakit tenggorokan. Tidak hanya itu saja, biasanya penderita juga akan merasakan sariawan disekitar mulut atau bahkan kelamin. 
  5. Tubuh akan sering berkeringat pada malam hari 
    Dan yang palaing sering terjadi pada saat seseorang terinfeksi oleh bakteri tersebut akan mengalami berkeringat pada malam hari. Kondisi ini disebabkan oleh infesi virus. 
  6. Ruam Pada kulit 
    Ruam yang terjadi pad kulit merupakan pertanda awal adanya perkembangan virus HIV  atau AIDS. 
Dan itulah beberapa tanda seseorang terinfeksi HIV atau AIDS. Untuk memastikannya sebaiknya perikasakan diri pada dokter. Semoga informasinya bermanfaat dan sampai jumpa. 

Minggu, 03 Februari 2019

Benjolan Diarea Selangkangan, Keras Dan Besar

Written by  
Benjolan Diarea Selangkangan - Apakah anda pernah mengalami benjolan diarea selangkangan ? Terasa sakit apabila dipegang ? tentunya hal tersebut harus diwaspadai. Dan bisa saja hal tersebut merupakan suatu pertanda adanya penyakit yang berbahaya. Benjolan pada selangkangan  bisa berarti banyka hal, mulai dari pembengkakan kelenjar getah bening, hernia, atau bahkan jenis penyakit lainnya yang menyebabkan terbentuknya benjolan pada selangkangan. 

Benjolan Diarea Selangkangan, Keras Dan Besar 


Benjolan pada selangkangan mungkin dapat terjadi pada siapa saja, baik pada wanita maupun pada pria. Benjolan pada selangkangan dapat muncul dengan ukuran yang berbeda-beda. Benjolan pada selangkangan dapat disebabkan oleh beberapa kondisi : 
  • Pembengkakan Kelenjar Getah Bening 
    Munculnya benjolan pada daerah selangkangan dapat disebabkan oleh pembengkakan pada kelenjar getah bening, pembengkakan ini bisa terjadi karena cedera, virus, serta bakteri serta munculnya tumor. 
  • Hernia 
    Hernia merupakan suatu kondisi yang sering terjadi pada kaum adam, yang dimana kondisi ini merupakan suatu keadaan yang menyebabkan munculnya benjolan pada selangkangan. Kondisi ini terjadi ketika usus atau jaringan yang ada didalam perut mendorong melalui lubang, hal ini tentunya menyebabkan munculnya benjolan pada selangkangan. Jika kondisi ini tidak segera melakukan cara mengobati hernia, maka kemungkinan besar akan memicu komplikasi yang akan menyebabkan kondisi bertambah parah. 
  • Kista 
    Benjolan pada selangkangan juga dapat disebabkan oleh adanya kista. Kista ini merupakan sebuah kantung yang terdapat kumpulan jaringan, air, atau bahkan zat yang bisa tumbuh dari beberapa bagian kulit lainnya. Apabila benjolan pada selangkangan disebabkan oleh kista, maka segeralah untuk mengobatinya. Karena jika hal ini tetap dibiarkan,maka akan sangat membahayakan. 
  • Abses 
    Benjolan pada area selangkangan juga bisa saja disebabkan oleh abses. Abses yang muncul pada daerah selangkangan disebabkan karena adanya infeksi atau luka yang cukup dalam, sehingga menyebabkan munculnya benjolan keras pada selangkangan. 
  • Penyakit Menular Seksual 
    Perlu untuk anda ketahui, penyakit menular seksual juga dapat menyebabkan benjolan diselangkangan. Hal ini terjadi karena pembengkakan pada kelenjar getah bening. Nah, adapun beberapa penyebab yang menyebabkan benjolan pada selangkangan :
    - Herpes
    - Siplis
    - Klamidia
    - Dan gonore. 
Apabila mengalami benjolan diarea selangkangan keras dan besar, maka sebaiknya periksakan terlebih dahulu apakah benjolan tersebut dapat membahayakan tubuh atau bahkan tidak berbahaya sama sekali. 

Rabu, 30 Januari 2019

Pencegah Dan Pengobatan Hepatitis D

Written by  
Pencegah Dan Pengobatan Hepatitis D - Hepatitis merupakan penyakit yang banyak ditakuti oleh orang-orang. Penyakit ini dapat menyebabkan kematian apabila tidak segera ditangani dengan cepat. Hepatitis D merupakan kondisi dimana adanya kelainan pada hati yang disebabkan oleh Delta virus, yang dimana virus tersebut dapat menyebar dan sangat mudah menyerang pada siapa saja. 

Penyakit ini dapat mudah terjadi apabila sudah terinfeksi oleh virus hepatitis B. Perlu untuk anda ketahui juga, virus hepatitis D ini dapat menyebabkan infeksi apabila sudah terinfeksi dengan virus hepatitis B. Apabila seseorang sudah terinfeksi oleh virus hepatitis D, Maka segeralah lakukan cara pengobatan dari sekarang. 

Perlu untuk anda ketahui, jika kondisi ini terus menerus dibiarkan tanpa adanya penanganan, maka kemungkinan besar akan menimbulkan dampak komplikasi yang sangat berbahaya, salah satunya kematian. Tidak hanya itu saja, hepatitis D juga akan menyebabkan gagal hati apabila tidak segera diobati. 

Pencegah Dan Pengobatan Hepatitis D 


Banyak orang yang menannyakan apakah penyakit hepatitis D dapat dicegah atau tidak ? Sebenarnya penyakit ini masih belum diketahui apakah dapat dicegah atau tidak. Namun, untuk penularanya sendiri masih dapat dicegah dengan melakukan berbagai hal yang sehat. Nah, berikut ini ada beberapa cara untuk mencegah terjadinya penularan hepatitis D : 
  • Penggunaan peralatan medis yang steril 
    Nah, bagi anda yang sering berkunjung ke rumah sakit atau bahkan ketempat-tempat praktek yang menggunakan peralatan medis seperti jarum suntik, maka harus berhati-hati. Penggunaan jarum suntik seperti melakukan tato atau bahkan melakukan apa saja yang menggunakan jarum suntik, sebaiknya berhati-hati. Karena menggunakan jarum suntik secara sembarangan dapat memicu datangnya berbagai virus sera bakteri salah satunya yaitu virus penyebab hepatitis. 
  • Gunakan Alat Pengaman (Kondom) Saat Melakukan Hubungan 
    Jika ingin melakukan aktivitas seks sebaiknya gunakan alat pengaman atau sering disebut dengan kondom. Hal ini untuk mencegah terjadinya penularan penyakit. Dan perlu juga untuk anda ketahui, bila ingin melakukan hubungan seks pastikan terlebih dahulu bahwa pasangan anda tidak terinfeksi oleh hepatitis atau bahkan penyakit menular lainnya.  
  • Vaksinasi 
    Cara Pencegahan yang terakhir yaitu dengan cara vaksinasi, cara ini sangat efektif untuk menghindari dari tularan hepatitis D. Nah, bagi mereka yang sering menggunakan narkoba suntik misalnya seperti heroin atau kokain, biasanya untuk melakukan vaksinasi ini akan diberikan secara beruntun yakni tiga suntikan per enam bulan. 
Selain melakukan pencegahan ? lalu bagaimana cara melakukan pengobatan untuk hepatitis D ? 

Untuk cara mengobati hepatitis D anda bisa memulainya dengan mengubah kebiasaan buruk menjadi lebih baik lagi. Karena dengan melakukan langkah tersebut, anda dapat menurunkan risiko terhindar dari penularan hepatitis B. 

Dan itulah sekilas informasi mengenai pencegahan dan pengobatan hepatitis D, Semoga informasi ini bermanfaat untuk kita semua. Amiiinnn. 

Selasa, 29 Januari 2019

Gondongan Pada Ibu Hamil Dan Cara Pencegahannya

Written by  
Gondongan Pada Ibu Hamil - Gondongan merupakan suatu penyakit yang sangat mudah sekali untuk menyebar. Gondongan sendiri yaitu suatu kondisi dimana adanya pembengkakan pada kelenjar parotis yang disebabkan oleh infeksi virus. Penyakit menular ini dapat menyerang siapa saja yang ada disekitarnya. Bahkan tidak hanya menyerang pada anak-anak saja, gondongan ini juga dapat menyerang ibu hamil. 

_Gondongan Pada Ibu Hamil Dan Cara Pencegahannya_


Gondongan yang terjadi pada ibu hamil belum diketahui secara pasti penyebabnya apa. Namun, meski penyebabnya belum diketahui secara pasti, gondongan pada ibu hamil akan menimbulkan kecacatan pada bayi. Bahkan gondongan pada ibu hamil akan menimbulkan keguguran dalam kandungan. 

Penyakit ini biasanya lebih sering menyerang anak-anak dibandingkan dengan orang dewasa. Namun faktanya, kondisi ini juga dapat menyerang ibu hamil. Oleh sebab itu, harus senantiasa menjaga kandungan serta asupan nutrisi atau asupan makanan yang baik, sehingga hal ini dapat menghindari dari penyakit gondongan. 

Penyakit gondongan ini disebabkan oleh virus paramyxovirus  yang dimana virus tersebut mampu menyebar serta menular melalui percikan air ludah, muntah bahkan melakukan kontak secara lansung. 

Gejala Gondongan Pada Ibu Hamil 

Ibu hamil yang mengalami gondongan dapat menimbulkan gejala seperti : 
  • Demam 
  • Sakit kepala 
  • Nyeri Otot 
  • Nyeri Pada Rahang saat mengunyah 
  • Hingga sakit pada tenggorokan saat menelan. 
Biasanya penyakit gondongan yang menyerang ibu hamil tidak akan menimbulkan komplikasi. Tetapi, gondongan pada ibu hamil dapat menyebabkan keguguran pada saat hamil muda. Meski kondisi tersebut sangat jarang sekali ditemukan, tetapi bagi anda yang sedang hamil dan mengalami gondongan segeralah lakukan cara mengobati gondongan sekarang juga untuk mencegah terjadinya keguguran dan kemungkinan komplikasi yang akan timbul. 

Cara Pencegahannya : 

Cara mencegah gondongan pada ibu hamil diantaranya dengan melakukan : 
  • Mengkonsumsi Makanan Yang bergizi 
  • Menghindari Kontak Secara Langsung Pada Penderita Gondongan 
  • Menjaga kesehatan 
Dan itulah sekilas informasi mengenai gondongan pada ibu hamil dan cara mengatasinya, semoga informasi ini bermanfaat untuk anda. Amiiiinnnn